Kategori
Artikel

Mengenal Sistem Keamanan Pangan Tertinggi di Dunia FSSC 22000

Ilustrasi Produksi Bahan Makanan – istock

Di era global seperti sekarang diperlukan sebuah sistem kemanan pangan terbaik. Dari situlah kita menemukan produk bahan makanan yang terkadang bertuliskan logo FSSC 22000.

Bagi konsumen yang belum mengetahui apa arti dibalik logo tersebut akan kami bahas disini.

Apa yang dimaksud dengan FSSC 22000?

Sistem keamanan pangan fssc 22000 - tokocsc
FSSC 22000 Logo

Kebutuhan akan keamanan pangan internasional dan untuk melindungi masyarakat akan adanya bahaya pangan yang muncul membuat pentingnya sebuah sertifkasi. Untuk itulah tercipta ISO 22000 untuk menyediakan semua jenis organisasi yang berhubungan dengan rantai makanan untuk mengimplementasikan sistem manajemen makanan. Mulai dari produsen pakan, produsen primer, produsen makanan, transportasi, dan operator penyimpanan, subkontraktor hingga retail dan outlet layanan makanan. Selain itu organisasi terkait seperti produsen alat-alat, bahan kemasan, bahan pembersih, zat aditif dan bahan-bahan makanan juga terlibat.

FSSC 22000:2011 merupakan bentuk sertifikasi sistem manajemen keamanan pangan baru yang berdasarkan standar ISO 22000 yang sudah ada dan sudah diakui internasional.

Sertifikasi FSSC dikelola oleh yayasan sertifikasi keamanan pangan yang berbasis di Belanda. Dirilis pada 15 mei 2009 dan diprakarsai oleh Badan Keamanan Pangan Dunia yaitu The Global Food Safety Initiative (GFSI).

Baca Juga Artikel: Baking Syrup, Pengganti Gula Untuk Produk Bakery

Perbedaan FSSC Dengan Sistem Keamanan Pangan Yang Lain

Perbedaan FSSC dengan sistem keamanan pangan lainnya terletak pada seberapa ketat pemeriksaan dan jumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan yang ingin memperoleh sertifikasi tersebut. Untuk sertifikasi ISO 22000 dan HACCP yang menjadi syarat masih  terfokus hanya pada proses keamanan dalam pembuatan produknya saja.

Sementara untuk FSSC 22000, ada serangkaian persyaratan tambahan. Seperti menguji komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan produknya dan juga menguji cara perusahaan mengidentifikasi adanya pemalsuan produk.

Pentingnya Sertifikasi FSSC 22000 Untuk Industri Pangan

Setiap negara di dunia tentu memiliki standar keamanan pangan yang berbeda-beda. Ada negara yang hanya menetapkan HACCP sebagai standar mereka, adapula ISO 22000.

Akan tetapi, sebagai skema sertifikasi dengan tingkat keamanan tertinggi yang diakui internasional, perusahaan yang sudah mengantongi sertifikasi FSSC 22000 tentu memiliki banyak keunggulan. Salah satunya adalah mereka lebih bebas mengekspor produk mereka ke berbagai negara di dunia.

Cara Mendapatkan Sertifikasi FSSC 22000

Bagi para produsen yang sudah mengantongi sertifikasi ISO 22000:2005 dan ingin mendapat sertifikat FSSC 22000:2011 hanya membutuhkan validasi sertifikasi dan review tambahan ISO/TS 22002-1:2009.

Nah itu dia artikel dari kami tentang Sistem Keamanan Pangan FSSC 22000. Nantikan artikel menarik lainnya hanya di tokocsc.

Salam,

Clio Surya Cemerlang

Kategori
Artikel

Baking Syrup, Pengganti Gula Untuk Produk Bakery

ilustrasi roti dengan baking syrup – amiraxgelcola/pixabay

Penggunaan gula dalam membuat produk bakery memang diperlukan untuk menciptakan rasa manis pada produk. Mulai dari gula pasir maupun gula cair dimasukan kedalam adonan. Akan tetapi, ada satu produk baru pengganti gula yang selain mampu menciptakan rasa manis, juga memiliki banyak keunggulan lain untuk produk bakery yang akan kita buat. Produk itu adalah Baking Syrup.

Memang baking syrup termasuk produk baru dan jarang diketahui masyarakat. Maka dari itu, perlunya edukasi kepada para pelaku industri bakery tentang tata cara penggunaan baking syrup dalam produk yang akan dibuat.

Apa Itu Baking Syrup?

Sebelum kita membahas cara pengaplikasianya, kita musti tau apa itu baking syrup.

Baking Syrup adalah pemanis pengganti gula yang dapat digunakan dalam roti. Pemanis yang digunakan adalah campuran beberapa jenis pemanis yang sudah biasa dan aman dipakai dalam produksi makanan dan minuman skala industri.

Terbuat Dari Apakah Baking Syrup?

Baking Syrup berbahan dasar jagung dan tapioka dengan kandungan gluten dan perisa. Formula ini mengandung komposisi yang meliputi sirup fruktosa, dekstrosa, dan poliol sesua dengan karakter gula pasir yang biasa digunakan bersama ragi. Baking syrup mengandung pemanis mutakhir untuk membuat roti manis dan lebih lembut.

Forimulasi gula yang kurang tepat dapat menyebabkan pengembangan roti tidak optimal dan hasil yang tidak diharapkan.

Proses Pembuatan Baking Syrup

Baking syrup dibuat dengan memproses sirup jagung dan tapioka melalui proses biokimia. Pati dari kedua bahan tersebut dipisahkan dari bulir jagung dan umbi tapioka untuk selanjutnya diproses secara enzimatik. Enzim yang ditambahkan ke dalam campuran air dan pati akan memecahkan rantai karbohidrat dalam pati menjadi sirup glukosa dan berbagai turunannya.

Apakah Baking Syrup Aman?

Baking Syrup Gold Cargill, Pengganti Gula Kue, tokocsc
baking syrup gold – cargill

Salah satu produk baking syrup yang kita gunakan adalah Baking Syrup Gold dari Cargill.

Baking syrup gold terbuat dari bahan pangan nabati alami dan bersertifikat halal. Cargill telah memasok bahan pemanis sejak 1983 untuk produksi skala industri dengan sertifikat kualitas ISO 9001:2015 dan keamanan pangan FSSC 22000.

Baca Juga Artikel: Baking Syrup Dalam Pembuatan Produk Bakery

Apa Perbedaan Baking Syrup Dengan Gula

Berbeda dengan gula pasir maupun gula cair, baking syrup dikembangkan untuk dapat bekerja baik bersama ragi. Gunanya untuk menghasilkan adonan yang lebih kokoh dan tidak mudah overproof dan overmix. Roti menjadi lebih lembut dengan umur simpan lebih lama tanpa pengawet.

Bagaimana Cara Penggunaan Baking Syrup?

Penggunaan baking syrup dengan gula pasir memang memiliki banyak persamaan. Akan tetapi. pada saat pengadukan adonan, baking syrup dimasukkan bersamaan dengan bahan basah. Hal ini berbedan dengan gula pasir yang dimasukkan sebagai bahan kering.

Sesudah semua bahan dimasukkan, waktu pengadukan untuk mencapai kondisi kalis cenderung sama. Beberapa jenis produk bakeri dikabarkan memiliki proses pengadukan lebih cepat dengan baking syrup. Ini disebabkan oleh ukuran partikel baking syrup yang lebih kecil dibandingkan gula pasir yang berbentuk kristal. Hal ini membantu agar proses untuk mencapai adonan yang homogen dapat berlangsung lebih mudah.

Nah itu dia artikel dari kami tentang Baking syrup sebagai pengganti gula untuk produk bakery. Nantikan artikel menarik lainnya hanya di tokocsc.

Salam,

Clio Surya Cemerlang

Kategori
Artikel

5 Pengganti Gula Yang Lebih Sehat Untuk Membuat Kue

Gula – Myriams-Fotos / pixabay

Hampir semua orang menyukai makanan manis. Dari anak-anak sampai orang tua tidak terkecuali, menyukai makanan yang mengandung gula. Zat pemanis satu ini memang menjadi favorit setiap orang.

Akan tetapi konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, mulai dari obesitas, penyakit jantung, diabetes hingga kanker.

Biarpun bahaya yang mengintai dari konsumsi gula berlebih ini, masih banyak orang mengonsumsinya secara berlebih.

Nah sebagai ganti penggunaan gula yang lebih sehat, kita biasanya mencari alternatif lain yang lebih rendah kalori dan kaya nutrisi.

Berikut ini beberapa pemanis pengganti gula untuk membuat kue.

Madu

Pemanis alami pengganti gula untuk membuat kue yang pertama adalah madu. Mungkin sudah banyak yang mengetahuinya, akan tetapi masih jarang diterapkan dalam pembuatan kue.

Padahal jika dilihat dari kandungan nutrisi, madu kaya akan vitamin dan mineral yang dapat membantu meningkatkan kadar antioksidan dalam darah. Sebuah studi menyatakan bahwa mengkonsumsi madu selama delapan minggu secara signifikan dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh, bahkan pada penderita diabetes sekalipun.

Madu juga sangat baik untuk pencernaan. Memiliki sifat antibakteri alami sehingga tahan terhadap beberapa kuman yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan.

High Fructose Corn Syrup

Sirup Fruktosa, High Fructose Corn Syrup, Gula Cair, tokocsc
High Fructose Corn Syrup

High Fructose Corn Syrup (HFCS) juga dapat digunakan sebagai pengganti gula dalam pembuatan kue. Sering disebut gula cair fruktosa, HFCS merupakan alternatif pengganti gula yang terbuat dari pati jagung yang diproses menjadi fruktosa.

Kandungan kalori yang lebih rendah dari gula dapat mengurangi konsumsi kalori berlebih sehingga dapat menekan angka obesitas.

Selain itu sirup jagung tinggi fruktosa juga lebih hemat ketimbang gula pada umumnya. Cocok sebagai pengganti gula dalam produksi kue, roti, minuman, dll. Dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan omzet.

Baca Juga Artikel : 10 Makanan dan minuman yang mengandung High Fructose Corn Syrup

Stevia

Pemanis alami berikutnya adalah stevia. Pemanis satu ini merupakan pemanis alami dari ekstrak daun semak yang banyak tumbuh di Amerika Selatan. Stevia mengandung nol kalori yang tentu saja tidak menyebabkan berat badan kita bertambah.

Beberapa penelitian bahkan menyebutkan kalau konsumsi stevia dapat menurunkan tekanan darah tinggi hingga 6-14 persen. Selain itu juga dapat menurunkan kadar gula dan insulin dalam darah yang mampu mencegah diabetes.

Produk stevia banyak dijumpai dipasaran. Biasanya dikemas dalam bentuk bubuk maupun cairan.

Sirup Maple

Sirup Maple – Piviso / pixabay

Pemanis alami pengganti gula berikutnya adalah sirup maple. Cairan kental dan manis ini berasal dari pohon maple yang banyak tumbuh di negara yang memiliki 4 musim.

Akan tetapi tidak semua pohon maple mengandung sirup maple. Pohon Maple gula atau nama ilmiahnya Acer Saccharum lah yang menghasilkan sirup maple yang manis. Biasanya pohon maple jenis ini tumbuh subur di amerika utara.

Sirup maple mengandung sejumlah antioksidan dan mineral yang baik, seperti kalsium, zat besi, seng, dan mangan.

Molases

Terdengar asing, Molases merupakan cairan coklat manis yang terbuat dari rebusan gula tebu yang kental. Pemanis alami pengganti gula untuk membuat kue ini juga dapat menjadi solusi pengganti gula yang dapat diperhitungkan.

Dari segi kandungan nutrisinya, molases memiliki kandungan anti oksidan yang lebih tinggi ketimbang sirup maple dan madu. Mengandung kalium dan kamsium yang tinggu juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tulang dan jantung.

Sekian dari kami info tentang Pengganti Gula yang Lebih Sehat Dari Gula. Nantikan artikel menarik lainnya hanya di tokocsc.

Salam,

Clio Surya Cemerlang

Kategori
Artikel

Kegunaan Tepung Maizena Dalam Produk Olahan Makanan

Tepung Maizena, Corn starch, Tepung Jagung tokocsc
Tepung Maizena

Kalian pernah makan Tumisan? Contohnya capcay. Kalian tau kan kuah capcay itu pasti kental… Nah rata-rata dari kalian pasti sudah tau nih bahan yang digunakan untuk mengentalkan kuahnya itu apa… Yup benar sekali, tepung maizena.

Kali ini kita bakal membahas tentang tepung maizena atau dalam bahasa inggrisnya corn starch. Yuk mari dibaca artikel ini ya…

Apa Itu Tepung Maizena

Tepung maizena atau tepung jagung adalah tepung yang terbuat dari pati jagung yang sering digunakan dalam berbagai masakan. Biasanya tepung ini digunakan sebagai pengental masakan berkuah seperti sup, sayur tumis, dan saus.

Memiliki tekstur halus dan berwarna putih. Tepung ini bebas kandungan gluten.

Proses pembuatan tepung ini mengguanakan jagung yang sudah digiling. Lalu diambil patinya untuk dijadikan tepung.

Bahan-bahan tersebut direndan dan difermentasi. Dari pati ini lah tepung maizena tercipta.

Baca juga artikel: 10 Makanan dan minuman yang mengandung High Fructose Corn Syrup

Asal-Usul dan Fungsi Tepung Maizena

Dilansir dari Bakerpedia, tepung maizena termasuk kedalam produk bebas gluten murni yang dibuat dari penggilingan biji jagung.

Jaman Dahulu bangsa mesir menggunakan pati untuk melapisi papyrus yang digunakan dalam pembuatan kertas.

Bangsa Romawi dalam catatannya menunjukan para inovator menggunakan pati untuk membuat makanan, obat-obatan, kosmetik hingga kain.

Pada pertengahan abad kesembilan belas, proses ektraksi pati jagung mulai dikembangkan dalam skala besar. Tepung maizena pada saat itu dikenal dengan nama Teosinte.

Selain digunakan sebagai pengental makanan, juga berfungsi untuk menguatkan bahan makanan dalam suatu campuran.

Misalnya, menguatkan lemak dalam campuran protein, dan juga sebaliknya.

Pati juga memiliki kemampuan untuk membuat gel dan juga kemampuan perekat yang kuat.

Untuk itulah mengapa tepung maizena menjadi salah satu bahan makanan yang paling banyak digunakan dalam pembuatan kue.

Cara Menggunakan Tepung Maizena

Tepung Maizena, Corn starch, Tepung Jagung tokocsc
Tepung Maizena – Pixabay

Seperti yang sudah kalian ketahui, tepung maizena merupakan zat pengental makanan yang baik. Disamping itu, tepung maizena dapat digunakan dalam hal lain.

Berikut contoh penggunaan tepung maizena dalam olahan makanan.

1. Pengganti Telur Untuk Memanggang

Dalam pembuatan kue atau roti, jika kalian tidak punya telur, tepung maizena bisa menjadi alternatif pengganti yang tepat loh.

Untuk membuat kue ataupun roti dengan tepung ini, kalian cukup mencampur 1 sondok makan dengan 3 sendok makan air hangat.

2. Membuat Jajanan Waffle Yang Renyah

Crispy Waffles – CdKitchen

Tepung Maizena dapat membuat wafel yang garing dan renyah. Caranya dengan menambahkan sedikit tepung jagung kedalam adonan waffle.

3. Membuat Omelet

Untuk membuat omelet agar mengembang, kalian dapat mencampurkan sedikit saja tepung maizena dengan telur lalu kocok hingga tercampur rata. Lalu masak seperti telur dadar.

4. Mengentalkan Isi Pie

Kalian pasti pernah makan pie dengan isian yang tebal dan kental, ya isianya biasanya menggunakan campuran tepung maizena. Tepung maizena dicampurkan dengan gula saat memasak pie.

5. Pelapis Gorengan bebas Gluten dan Renyah

Jika kalian ingin membuat gorengan renyah dan bebas gluten, bisa menggunakan tepung maizena.

6. Pengganti tepung Kue

Tidak punya tepung kue? Jangan khawatir, kalian dapat mengguanakan campuran tepung maizena dan tepung serbaguna ditambah baking powder sebagai penggantinya.

Olahan yang Menggunakan Tepung Maizena

Tepung maizena tinggi kandungan karbohidrat. Tepung ini tidak memiliki rasa dan tidak merubah warna makanan.

Selain itu, tepung maizena juga merupakan pengental yang ideal pada makanan saat dipanggang.

Jika dibandingkan dengan tepung terigu, tepung maizena memiliki daya rekat dua kali lipat lebih kuat dari tepung terigu. Perhatikan takaran yang tepat saat menggunakannya agar tidak berlebihan.

  • Puding: Digunakan sebagai bahan pengental untuk mengikat bahan menjadi bentuk pasta.
  • Roti: Dapat membuat tekstur roti menjadi lebih lembut.
  • Brownies: Sebagai bahan pengental
  • Biskuit dan Roti Gulung: Sebagai bahan pengental
  • Makanan yang Dipanggang: Dapat digunakan sebagai pengental adonan makanan yang dipanggang.

Nah itu dia kegunaan dan beberapa olahan makanan yang menggunakan tepung maizena sebagai campuran adonanannya.

Sekian artikel dari kami. Sampai jumpa di artikel selanjutnya

Salam,

tokocsc

Kategori
Artikel

10 Makanan dan minuman yang mengandung High Fructose Corn Syrup

Edward Eyer / Pexels

High Fructose Corn Syrup (HFCS) merupakan pemanis makanan yang terbuat dari pati jagung yang diproses sehingga menghasilkan sirup dengan kadar fruktosa yang tinggi.

HFCS biasanya digunakan untuk meningkatkan rasa manis pada makanan dan minuman.

Disamping itu, jumlah kalori yang terdapat pada HFCS lebih rendah dibandingkan gula pasir. Sangat cocok digunakan sebagai pengganti gula.

Berikut ini 10 makanan dan minuman yang mengandung High Fructose Corn Syrup

1. Soda

Craig Adderley / Pexels

Minuman berkarbonasi satu ini memang digemari masyarakat. Rasanya yang manis dan juga menyegarkan dapat menghilangkan rasa haus saat panas terik di siang hari.

Rasa manis pada soda merupakan kandungan High Fructose Corn Syrup di dalamnya.

Beberapa produk minuman ringan yang mengandung HFCS termasuk Coca-Cola, Sprite, Fanta, dan masih banyak lagi.

2. Jus Kemasan

Beberapa produk jus kemasan memang terbuat dari 100% buah tanpa menambahkan pemanis buatan, akan tetapi banyak produk jus di pasaran yang menggunakan zat aditif gula, termasuk High Fructose Corn Syrup (HFCS).

Minute Maid, Buavita, ABC juice merupakan beberapa contoh produk jus kemasan yang menggunakan HFCS sebagai pemanisnya.

Baca Juga Artikel : Mengenal High Fructose Corn Syrup

3. Permen

Jika kalian menyukai makanan manis, kalian pasti menginginkan permen sebagai makanan yang mudah dibawa kemanapun.

Beberapa permen kesukaan kalian mungkin mengandung HFCS sebagai pemanisnya.

4. Kue Kemasan

Dewasa maupun anak-anak pasti menyukai kue kemasan seperti cupcakes, kue kering, dan cookies. Rasanya yang manis dan mudah dibawa menjadi pilihan banyak orang.

Kue kemasan yang banyak kalian temui di pasar, warung, minimarket, dll ini biasanya mengandung High Fructose Corn Syrup sebagai pemanisnya.

Sebagai contoh, Oreo, chocolate cookies, choco pie terbuat dari HFCS.

5. Es Krim

Es krim dipasaran merupakan sumber utama dari konsumsi HFCS di masyarakat.

Bahan dasar utama dari es krim setelah air pada beberapa produk es krim adalah HFCS.

Beberapa produk es krim yang menggunakan pemanis HFCS, termasuk beberapa brand favorit termasuk es krim Walls, Diamond, Campina, Alice, dll

6. Selai dan Olahan Buah

Selai dan buah yang sudah diolah menjadi produk makanan biasanya mengandung gula, termasuk HFCS.

Peanut Butter atau Selai Kacang dan juga selai jelly yang banyak disukai anak-anak mengandung HFCS.

7. Saus dan Bumbu Masak

tokocsc, HFCS, gula cair, Saus, High Fructose Corn Syrup
Kei Photo / Pexels

Ketika kalian memasak makanan bercita rasa gurih, hal terakhir yang mungkin kalian khawatirkan adalah tambahan gula.

Tapi sangat disayangkan, beberapa saus favorit kalian tinggi kandungan gula, termasuk HFCS.

Beberapa saus bumbu seperti saus BBQ mengandung High Fructose Corn Syrup.

Dan juga, saus cocol kesukaan kalian mungkin mengandung HFCS. Saus tomat merk Heinz sebagai contoh.

8. Makanan Cepat Saji

Beberapa menu makanan cepat saji mungkin mengandung HFCS sebagai pemanisnya.

Kenyataanya, banyak hidangan penutup mulut yang disajikan di restoran cepat saji menggunakan HFCS sebagai pemanisnya.

Selain itu, saus cocol yang disajikan bersama dengan ayam goreng dan nugget mungkin mengandung HFCS.

Sebagai contoh, McDonalds Apple Pie dan Saus celup asam manis  mereka mengandung High Fructose Corn Syrup.

9. Makanan Breakfast

Kalian mungkin tidak terkejut mendengan beberapa makanan breakfast kalian mengandung HFCS.

Namun, kalian mungkin tidak akan menyangka kalau makanan breakfast yang mempunyai rasa gurih mungkin mengandung HFCS.

Beberapa makanan breakfast yang mengandung HFCS diantaranya Jimmy Dean Sausage, Egg & Cheese Frozen Croissants, Breakfast Bacon Egg & Cheese Mini Bagels, dan juga Turkey Bacon English Muffin Sandwiches.

10. Roti dan Biskuit

Produk olahan yang mengandung karbohidrat, seperti roti dan biskuit biasanya menggunakan pemanis HFCS.

Ritz Crackers, dan beberapa produk roti terkenal mengandung HFCS sebagai bahan pemanisnya.

tokocsc, HFCS, gula cair, Saus, High Fructose Corn Syrup
Gula Cair High Fructose Corn Syrup tokocsc

Selain produk diatas, High Fructose Corn Syrup juga dapat langsung digunakan sebagai pemanis minuman pengganti gula seperti es teh manis, es jeruk, es buah, es campur, dll.

Selain penggunaanya yang praktis, HFCS lebih mudah larut sehingga menghasilkan rasa manis yang lebih pas pada produk minuman.

Kandungan kalori pada HFCS lebih rendah dibandingkan dengan gula pasir. Dalam 100 gr gula pasir mengandung 387 kkal sedangkan 100 gr HFCS mengandung 281 kkal. Sangat cocok sebagai pengganti gula untuk orang yang ingin diet.

Sekian dari kami info tentang 10 Makanan dan Minuman Yang Mengandung HFCS. Nantikan artikel menarik lainnya hanya di tokocsc.

Salam,

Clio Surya Cemerlang

Kategori
Artikel

Kegunaan Butter Oil Substitute (BOS)

Butter Oil Substitute, Bahan kue, tokocsc
Butter Oil Substitute

Butter Oil Substitute, terdengar asing karena pada umumnya dalam pembuatan olahan kue dan cake, kita cenderung menggunakan mentega dan margarin.

Memang tidak umum di kalangan masyarakat tetapi Butter Oil Substitute (BOS) memiliki peran dan kegunaannya sendiri dalam industri pembuatan kue.

Mari kita bahas semua tentang Butter Oil Substitute mulai dari apa itu BOS, kegunaan, dan pengaplikasiannya.

Perbedaan Mentega, Margarin, dan BOS

Sebelum kita membahas tentang BOS, kita harus mengetahui apa itu mentega dan margarin terlebih dahulu. Dan apa saja perbedaan ketiga olahan lemak ini.

Mentega

Dalam bahasa inggris mentega disebut dengan Butter, terbuat dari susu hewan yang mengandung 80% lemak susu. Mentega sangat mudah meleleh bahkan di suhu ruangan sekalipun karena teksturnya yang sangat lembut.

Mentega memiliki rasa yang enak dan beraroma susu. Tekstur mentega cenderung lembut dan memiliki warna kuning pucat (lebih pucat ketimbang margarin).

Margarin

Margarin atau Margarine terbuat dari minyak nabati yang umumnya berasal dari minyak sawit. Di proses dengan menggunakan teknik Hydrogenation, yaitu teknik yang menggunakan gas hidrogen untuk mengubah cairan minyak nabati kebentuk padat. Itulah mengapa margarin memiliki tekstur yang lebih keras ketimban mentega.

Margarin memiliki warna lebih kuning ketimbang mentega karena penambahan pewarna alami seperti carotenoids. Aroma dari margarin memang tidak sebagus mentega, akan tetapi margarin memiliki kemampuan emulsi yang lebih baik.

Baca Juga Artikel : Perbedaan Margarin dan Mentega Untuk Olahan Makanan

Margarin memiliki banya variasi, tergantung dari jumlah lemak yang terkandung didalamnya. Kandungan lemak berkisar antara 10-90%. Semakin sedikit lemak yang terkandung, maka semakin bersar kandungan air pada margarin.

Kandungan air inilah yang menyebabkan hasil akhir kue yang menggunakan margarin tidak selembut kue yang menggunakan mentega. Akan tetapi jika ingin mendapatkan tekstur kue yang lebih kokoh, penggunaan margarin lebih dianjurkan.

Penggunaan bahan nabati pada margarin membuat harga margarin relatif lebih terjangkau ketimbang mentega.

Butter Oil Substitute (BOS)

Butter Oil Substitute, BOS, Marigold, tokocsc
Butter Oil Substitute Marigold

Dari namanya, Butter Oil Substitute atau BOS adalah pengganti minyak atau lemak dari mentega. Seperti margarin, BOS juga dihasilkan dari lemak nabati. Yang menjadi pembeda adalah, BOS mengandung lebih sedikit air dan garam. Hanya lemak nabati dan beta karoten.

BOS memiliki warna kuning yang lebih transparan dan cerah dengan tekstur lebih lembut ketimbang margarin. Rasa dan aroma dari BOS dibuat semirip mungkin dengan mentega.

Dapat diaplikasikan hampir ke semua jenis kue dan roti.

Kelebihan BOS

Butter Oil Substitute, BOS, Vitas, tokocsc

Terbuat dari lemak nabati, BOS kaya akan lemak tak jenuh.

Dan yang pasti, harga dari BOS lebih murah ketimbang mentega dan tidak jauh berbeda dengan margarin.

Seperti mentega, BOS mengandung lebih sedikit air dan garam. Sehingga hasil akhir olahan roti dan kue lembut dan enak seperti menggunakan mentega. Ya, meskipun tidak 100% seperti menggunakan mentega, tetapi cukup memuaskan.

Sekian info dari kami tentang kegunaan Butter Oil Substitute. Semoga info ini bermanfaat untuk masyarakat luas. Sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.

Salam,

Tokocsc

Kategori
Artikel

Fungsi Bahan Pengawet Dalam Produk Makanan

Bahan pengawet makanan seringkali dikaitkan dengan zat yang berbahaya dan dapat merusak tubuh. Karena dianggap berbahaya, masyarakat cenderung menghindari produk makanan dengan bahan pengawet.

Akan tetapi bahan pengawet sangat diperlukan dalam industri pangan agar produk yang dihasilkan tidak cepat rusak.

Karena pentingnya zat pengawet dalam industri pangan memaksa konsumen harus lebih cerdas dalam memilih produk makanan. Bahan pengawet tidak semuanya buruk untuk tubuh. Ada beberapa jenis bahan pengawet yang tidak mempengaruhi kesehatan asalkan digunakan dengan benar.

Mari kita bahas apa fungsi bahan pengawet dalam pembuatan produk makanan untuk industri pangan. Selain itu kita akan menjelaskan fungsi dari tiap bahan pengawet.

Alasan Makanan Perlu Diawetkan

Setiap orang memerlukan makanan untuk tumbuh berkembang serta bertahan hidup. Bukan hanya manusia, hampir setiap mahluk hidup perlu makan. Zat yang terkandung dalam makanan selain untuk tumbuh kembang juga sebagai sumber tenaga. Selain itu gizi yang terkandung didalamnya membantu memperbaiki sel dan jaringan tubuh yang rusak. Akan tetapi, makanan dapat menjadi racun bagi tubuh kita kalau kondisi makanan tersebut sudah rusak dan terkontaminasi.

Makanan yang sudah rusak dan terkontaminasi sebaiknya jangan di konsumsi sekecil apapun jumlahnya. Ciri-ciri makanan yang sudah rusak adalah perubahan warna, rasa, bau, tekstur, serta tumbuhnya bercak jamur di sekitar makanan.

Hal ini lah yang memicu industri pembuatan makanan menggunakan pengawet untuk memperpanjang masa simpan produk makanan. Mengawetkan makanan berguna untuk mengurangi kadar air dalam makanan, memberi senyawa yang dapat mengikat air, dan membunuh mikro bakteri yang dapat merusak pangan.

Mengetahui pentingnya bahan pengawet pada makanan, yang menjadi pertanyaan adalah bahan pengawet apa saja yang aman untuk dikonsumsi?

Macam-Macam Bahan Pengawet

Bahan pengawet makanan ada yang buatan ada juga yang alami. Berikut bahan pengawet makanan alami dan buatan yang sering digunakan dalam pembuatan makanan dan industri pangan.

Bahan Pengawet Alami

Sebenarnya, orang dahulu sudah mencari cara untuk mengawetkan makanan mereka. Maka dari itu pengawetan makanan dapat dikatakan teknologi pangan yang tertua.

Proses pembuatan bahan pengawet awalnya memadukan penggunaan bahan alami dengan sejumlah teknik, seperti pengeringan (penjemuran), pendinginan, dan pembekuan.

Beberapa bahan pengawet alami yang biasanya digunakan untuk membuat makanan menjadi tahan lama antara lain :

  • Gula
  • Garam
  • Bawang Putih
  • Cuka
  • Jus Lemon

Bahan Pengawet Buatan

Pengawet makanan buatan adalah bahan pengawet yang dikembangkan manusia untuk mencegah pembusukan makanan akibat mikroorganisme tertentu.

Dilansir dari peraturan kepala BPOM RI No.36 tahun 2013, ada beberapa jenis bahan pengawet makanan yang diizinkan untuk digunakan dalam makanan diantaranya.

1. Asam Sorbat dan Garamnya (Sorbic Acid dan Natriumnya)

Zat asam sorbat biasanya ditemukan dalam buah-buahan. Asam sorbat memiliki nama lain, seperti natrium sorbat, Kalium Sorbat, dan Kalsium Sorbat.

Bahan Kimia ini biasanya digunakan untuk mengawetkan produk makanan olahan susu, keju, minuman ringan, buah dan sayuran. Zat asam sorbat efektif untuk mencegah pertumbuhan jamur pada makanan.

Bagi beberapa orang, penggunaan asam sorbat berlebih dapat memicu reaksi alergi ringan.

2. Asam Benzoat dan Garamnya (Benzoic Acid dan Natriumnya)

Jenis asam benzoat yang paling sering digunakan adalan natrium benzoat. Senyawa ini digunakan untuk menghambat pembusukan pada makanan asam seperti soda, jus lemon kemasan, saus salad, kecap, minuman beralkohol dan bumbu lainnya.

Sejumlah penelitian menyebutkan, asupan natrium benzoat berlebihan dapat meningkatkan risiko hiperaktif pada anak-anak dengan attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD).

3. Asam Propionat dan Garamnya (Propionic Acid dan Natriumnya)

calcium propionate profina
Calcium Propionate pengawet makanan, roti, daging olahan, produk susu

Bahan pengawet satu ini berfungsi untuk mencegah pertumbuhan jamur pada produk seperti roti, aneka produk bakery, keju, minuman berbasis susu, mayonnaise, dan salad dressing.

Asam propionate memiliki nama lain seperti natrium propionat, kalsium propionat, dan sodium propionat.

Penggunaan asam propionat berlebihan dapat memicu efek samping ringan, seperti sakit kepala, mual, muntah, dan diare ringan.

4. Sulfit (Sulfur Dioksida)

Bahan pengawet sulfit digunakaan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme pada daging, buah-buahan, jus buah, sayur, sirup, wine, dan selai. Sulfit diklaim mampu mempertahankan warna alami dari makanan.

Pada label kemasan makanan, makanan yang mengandung sulfit biasa dikenal dengan potassium bisulfit, natrium sulfit, natrium bisulfit, natrium metabisulfit, kalium bisulfit, dan kalium metabisulfit.

5. Nitrit dan Nitrat

Kedua zat ini secara alami dapat ditemukan pada sayur-sayuran. Selain sayur, tubuh manusia pun dapat memproduksinya sendiri.

Zat ini digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan menambah rasa asin makanan pada produk keju dan olahan daging.

Beberapa penelitian menyebut, mengkonsumsi produk dengan kandungan nitrit dan nitrat secara berlebih dapat meningkatkan resiko kanker.

Akan tetapi, dibutuhkan studi lebih lanjut untuk membuktikan efek tersebut.

6. Nisin

Pengawet jenis ini secara alami berasal dari Lactococcus lactis, sejenis bakteri asam laktat yang terdapat pada susu dan keju.

Nisin secara umum aman untuk dikonsumsi, akan tetapi kurang efektif untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme tertentu yang dapat menyebabkan makanan menjadi busuk.

Pengawet makanan nisin biasa digunakan pada produk makanan kaleng, susu, keju, yogurt, roti, daging, ikan, saus salad, dan minuman beralkohol.

Selain keenam bahan di atas, ada sejumlah zat yang diizinkan penggunaanya dalam produk makanan, seperti :

  • Etil Para-Hidroksibenzoat (Ethyl Para-Hydroxybenzoate)
  • Metil Para-Hidroksibenzoat (Methyl Para-Hydroxybenzoate)
  • Lisozim Hidroklorida (Lysozyme Hydrochloride)

Sejumlah zat antioksidan juga bisa digunakan untuk membantu proses pengawetan dan memperlambat terjadinya oksidasi pada makanan, seperti :

  • Vitamin C (Asam Askorbat)
  • Vitamin E (Tokoferol)
  • BHA (Butylated Hydroxyanisole)
  • BHT (Butylated Hydroxytoluene)

Baca Juga Artikel : Mengenal Sodium Propionate dan Calcium Propionate

Label Pengawet Pada Produk Makanan

Anda dapat melihat label komposisi makanan untuk menemukan zat pengawet apa yang terkandung pada makanan yang akan kalian konsumsi.

Nama zat-zat tersebut diantaranya benzoate, sorbate, propionate, nitrit, sulfite, dan vitamin E atau tocopherol.

Beberapa zat lain yang termasuk dalam pengawet tapi tidak disebutkan diatas seperti : EDTA (disodium ethylenediaminetetraacetic), polyphosphate, dan BHT (butylated hydroxytoluene).

Saran Konsumsi

Zat-zat pengawet yang disebutkan diatas aman dikonsumsi selama dalam batas wajar dan sesuai aturan. Berbagai badan pengawas obat dan makanan telah menyetujui penggunaan zat tersebut.

Sebagai contoh, penggunaan benzoate dalam makanan diijinkan selama konsentrasi penggunaanya kurang dari 0,1 persen. Benzoate sangat efektif dalam mencegah pertumbuhan jamur pada makanan.

Penggunaan pengawet sebetulnya aman, akan tetapi, masyarakat perlu lebih bijak dalam mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet makanan. Karena mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet berlebihan dapat menimbulkan efek samping yang kurang baik untuk kesehatan tubuh.

Sekian info dari kami tentang pengawet makanan. Semoga info ini bermanfaat untuk masyarakat luas. Sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.

Salam,

Tokocsc

Kategori
Artikel

Rumput Laut Sebagai Bahan Baku Agar-Agar Dan Puding

Agar-agar dan puding, kudapan ini sering dijumpai dimana saja dan merupakan salah satu kudapan yang umum di indonesia. Rasanya yang enak dan memiliki segudang manfaat seperti melancarkan pencernaan membuatnya menjadi kudapan favorit masyarakat Indonesia.

Tahukah kalian kalau bahan baku pembuatan agar-agar salah satunya adalah rumput laut? Bagaimana prosesnya? Mari kita bahas peran rumput laut dalam pembuatan agar-agar dan juga jenis rumput laut apa saja yang biasanya digunakan untuk membuatnya.

Jenis-Jenis Rumput Laut

Kebanyakan agar-agar dibuat dengan menggunakan ekstrak dari rumput laut. Yang paling umum jenis rumput laut yang digunakan di Indonesia adalah spesies Gelidium dan Gracilaria. Ada juga spesies yang memiliki kedekatan dengan gelidium adalah Pterocladia. Spesies rumput laut satu ini ditemukan di Potugal dan Selandia Baru. Spesies Gelidiella Acerosa banyak digunakan untuk pembuatan agar-agar di India. Dan spesies Ahfeltia digunakan untuk pembuatan agar-agar di Rusia dan Jepang. Di Rusia spesies ahfeltie banyak ditemukan di pulau sakhalin.

Gelidium

Agar-agar Rumput Laut Gelidium
Rumput laut Gelidium untuk membuat agar-agar

Spesies rumput laut satu ini sangat umum digunakan untuk pembuatan bahan agar-agar.

Habitat tumbuh Gelidium adalah pada arus air yang cukup deras.

Biasanya berada di zona eulittoral dan sublittoral. Spesies rumput laut satu ini dapat kita temukan pada kedalaman 2 hingga 20 meter. Spesies gelidiumbanyak hidup pada daerah berbatu dengan lereng yang curam, sangat jarang ditemukan di dasar laut berlumpur atau berpasir.

Gelidium akan tumbuh dengan baik pada air yang memiliki suhu 15 – 20° C, spesies algae ini juga mampu hidup di suhu yang sedikit lebih tinggi maupun rendah.

Gracilaria

Agar-Agar Rumput Laut Gracilaria
Rumput laut Gracilaria untuk membuat agar-agar

Algae jenis ini paling umum digunakan di Indonesia. Banyak dijumpai di perairan Indonesia sehingga beberapa nelayan membudidayakan rumput laut jenis ini.

Rumput laut jenis ini biasanya tumbut di zona eulittoral pada bagian atas zona sublittoral.

Oleh karena itu, Indonesia banyak menjumpai rumput laut jenis ini dan nelayan banyak yang membudidayakannya.

Rumput laut Gracilaria tumbuh baik pada suhu air andara 15 – 30° C.

Rumput laut ini banyak dibudidayakan di pesisir pantai, khususnya daerah Sulawesi selatan, Sulawesi Tengah, Bali, NTB, dan pesisir Jawa.

Baca Juga Artikel : Cara Menggoreng Makanan Berbalut Tepung Roti Atau Panir Yang Benar

Proses pembuatan Agar-Agar Dengan Rumput Laut

Proses pembuatan agar-agar tidaklah sulit karena peralatan dan bahannya sangat mudah diperoleh. Oleh karenanya petani rumput laut dapat dengan mudah mengolah rumput laut menjadi agar-agar.

Langkah-langkah pembuatan agar-agar sebagai berikut :

Proses pencucian dan pembersihan

Cuci bersih rumput laut yang akan kita gunakan untuk membuat agar-agar. Hilangkan semua kotoran yang menempel pada rumput laut seperti pasir, karang kecil, lumpur dan juga rumput laut jenis lainnya yang menempel padanya.

Proses Perendaman

Proses perendaman rumput laut digunakan agar  rumput laut menjadi lunak, sehingga proses ekstraksi nantinya dapat berjalan dengan baik.

Rendam rumput laut kedalam air sebanyak 20 kali berat dari rumput laut itu sendiri selama kurang lebih 3 hari.

Setelah itu lakukan proses pemucatandengan cara merendam dengan laurtan kaporit 0,25% atau larutan kapur tohor 5% sambil diaduk. Setelah 4 – 6 jam, rumput laut kemudian dicuci lagi selama 3 jam untuk menghilangkan bau dan zat kaporit yang menempel.

Rumput laut yang sudah pucat dan sudah bersih dikeringkan selama 2 hari. Setelah itu, rumput laut dapat  disimpan terlebih dahulu jika tidak ingin segera diolah.

Proses Pelembutan

Untuk lebih memudahkan proses ekstraksi, dinding sel rumput laut perlu dipecah dengan ditambah dengan H2SO4 selama 15 menit. Jumlah H2SO4 yang digunakan tergantung pada jenis rumput laut. Sebagai contoh, jenis rumput laut Gracilaria memerlukan 5 – 10%. Sedangkan Gelidium 15% dan Hypnea 25%.

Bila kita tidak memiliki asam sulfat, kita dapat menggantinya dengan menggunakan asam asetat, asam sitrat, buah asam atau daun asam. Oleh karena asam sulfat ini termasuk zat berbahaya, maka diperlukan pencucian dengan cara merendam rumput laut dengan air bersih selama 15 menit kemudian ditiriskan.

Proses Pemasakan

Rumput laut dimasak menggunakan air sebanyak 40 kali berat dari rumput laut itu sendiri.

Setelah mendidih, tambahkan 0,5% asam cuka untuk memperoleh pH 6 – 7. Bila pH >7, maka diturunkan dengan menambah asam cuka. Apabila pH <6, maka perlu ditambahkan NaOH. Pemanasan berlangsung selama 2 – 4 jam tergantung cara pengadukannya. Proses akhir agar-agar tergantung bentuk uang bagaimana yang kalian inginkan, berupa batangan, lembaran, maupun bubuk (tepung)

Proses Pembentukan

Dalam proses pembentukan agar-agar, biasanya agar-agar memiliki bentuk batangan, lembaran, dan bubuk (tepung)

Bentuk Batang / Lembaran

Jika ingin agar-agar yang sudah dimasak memiliki bentuk batangan atau lembaran akan melalui proses ini.

Hasil dari proses memasak tadi disaring dengan kain dan di pres. Cairan yang keluar ditampung dalam bejana dan dinetralkan dengan menambahkan air soda kedalamnya sehingga memiliki pH 7 – 7,5.

Bila pH sudah tercapai, akan dilakukan proses pemasakan kembali sambil terus diaduk. Setelah mendidih, hasilnya dituang kedalam cetakan. Diamkan kira-kira 6 jam sampai agar-agar dingin dan beku.

Ampas hasil dari proses pengepresan dapat digunakan lagi dengan cara ditambahkan air sebanak 75% dari jumlah air semula, kemudian ampas itu dipanaskan dan disaring.

Ampas yang sudah tidak bisa dipakai lagi dapat digunakan sebagai makanan untuk ternak.

Pendinginan

Cairan yang telah beku didinginkan dalam ruangan pendingin pada suhu – 20 ° C selama 4 – 5 hari. Proses ini dilakukan supaya agar-agar yang kita buat memadat dengan sempurna.

Pengeringan

Agar-agar yang sudah didinginkan dikeluarkan dari cetakan. Hasil yang diperoleh merupakan agar-agar bentuk batangan.

Untuk memperoleh bentuk lembaran, agar-agar batangan dapat dipotong setebal 0,5 cm. Agar-agar batangan maupun lembaran kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.

Bentuk Bubuk / Tepung

Ethoz Agar-Agar Lumba-Lumba Gold
Agar-agar bubuk Ethoz

Setelah melalui proses pemasakan, agar-agar kemudian disaring dengan fillet press filtrate. Cairan yang keluar dari hasil press ditampung dan didinginkan selama 7 jam. Agar-agar beku dihancurkan dan dipres dengan kain hasilnya akan berupa lembaran – lembaran yang kemudian diangin – anginkan. Lembaran kering tadi dipotong kira-kira 3×5 mm, kemudian dimasukan kedalam alat penggiling atau grinder sampai halus.

Jika kalian ingin memperdagangkan produk agar-agar kalian, jangan lupa harus memenuhi standar industri Indonesia.

Sehingga kualitas dan mutu agar-agar Indonesia tetap baik dan terjaga.

Nah itu dia cara mengolah rumput laut menjadi agar-agar. Semoga info ini bermanfaat untuk masyarakat luas. Sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.

Salam,

Tokocsc

Kategori
Artikel

Cara Menggoreng Makanan Berbalut Tepung Roti Atau Panir Yang Benar

Gorengan… Ya makanan satu ini merupakan makanan favorit hampir setiap orang. Bagaimana tidak, tekstur makanan yang renyah dan rasa gurih yang enak membuat makanan satu ini menjadi primadona di semua kalangan masyarakat.

Mulai dari pisang goreng, tempe goreng, bakwan, risoles, roti goreng, dan tidak ketinggalan jajanan gorengan kekinian seperti corndog yang laris diserbu para pembeli.

Gorengan yang disebutkan diatas kebanyakan adonannya terbuat dari tepung adonan, tetapi ada juga gorengan yang menggunakan tepung roti atau tepung panir.

Tepung roti atau panir biasanya digunakan untuk lapisan gorengan seperti risoles, roti goreng, maupun pisang goreng. Selain gorengan diatas tepung panir juga merupakan lapisan luar dari nugget.

Saat sedang ingin membuat gorengan berbahan tepung panir di atas, balutan tepung yang kita gunakan biasanya susah menempel dan akan rontok saat digoreng dan ditiriskan.

Ini dapat membuat minyak goreng yang kita gunakan menjadi kotor dan keruh. Apalagi saat ini harga minyak goreng dipasaran yang sangat mahal.

Agar hal ini tidak terjadi, yuk simak cara menggoreng makanan berbalut tepung roti yang benar agar adonan tepung roti dan panir menempel sempurna pada gorengan.

Mempersiapkan Bahan Celup

ilustrasi adonan sedang dilapisi tepung roti. (SHUTTERSTOCK)

Agar adonan tepung roti atau panir melekat sempurna, cukup siapkan adonan bahan celup.

Biasanya bahan celup yang digunakan adalah adonan air, telur, dan larutan tepung.

Pastikan bahan celup dalam kondisi baik.

Selain menggunakan adonan bahan celup diatas, untuk makanan yang memiliki cita rasa gurih, adonan perekat yang paling cocok adalah telur.

Bisa menggunakan putih telurnya saja atau telur utuh yang dikocok.

Telur akan membuat panir atau tepung roti melekat baik dibandingkan dengan tepung.

Baca Juga Artikel : Perbedaan Tepung Roti dan Panir (Bread Crumbs)

Untuk makanan yang memiliki cita rasa manis, anda dapat menggunakan 3 campuran tadi.

Setelah dicelup, lapisi adonan yang akan kalian goreng dengan tepung roti atau panir. Jangan lupa untuk menepuk-nepuk pelan adonan gorengan tadi agar tepung roti atau panir melekat dengan sempurna.

Dengan menepuk adonan gorengan, kalian dapat menghindari sisa tepung roti atau panir yang belum menempel sempurna dengan gorengan rontok dan mengotori minyak goreng.

Simpan Di Kulkas

Jika anda mempunyai banyak waktu, anda dapat menyimpan adonan gorengan yang sudah dilapisi tepung roti atau panir tadi kedalam kulkas.

Hal ini dapat membuat tepung roti atau panir yang akan kita goreng menempel sempurna dengan adonan.

Letakan dalam wadah tertutup, kemudian masukan ke dalam kulkas selama kurang lebih 30 menit.

Ini dapat mengurangi tepung roti atau panir rontok saat digoreng.

Gunakan Minyak Goreng Yang Banyak

Salah satu cara agar gorengan yang berbalut tepung roti atau panir matang sempurna adalah dengan cara menggoreng dalam minyak yang banyak.

Rendam gorengan kedalam minyak, pastikan sebelum di rendam minyak dalam keadaan benar-benar panas agar hasil gorengan tidak terlalu berminyak.

Gorengan yang digoreng dengan minyak banyak yang panas tidak boleh digoreng terlalu lama. Hanya jika, adonan gorengan di dalamnya sudah matang.

Sedangkan jika adonan yang dilapisi tepung roti atau panir belum matang, gunakan api kecil atau sedang. Menggunakan api besar pada adoanan yang belum matang dapat membuat gorengan yang kita buat gosong dibagian luar tapi belum matang didalam.

Jangan Sering Dibolak-Balik

Trik lainnya agar lapisan tepung roti atau panir tidak mudah rontok adalah dengan tidak sering membolak-balik  adonan yang sedang di goreng. Biarkan adonan beberapa saat agar bernar-benar matang. Lalu kalian bisa balik sisi lainnya.

Tiriskan Gorengan Berbalut Tepung Roti Atau Panir Dengan Benar

Ilustrasi Meniriskan Gorengan Yang Berbalut Tepung Roti atau Panir (SHUTTERSTOCK)

Tiriskan gorengan yang sudah digoreng di atas kertas penyerap minyak atau tisu dapur.

Pastikan , cemilan dalam posisi berdiri saat ditiriskan. Hal ini dapat membat minyak lebih mudah ditiriskan dan cepat keluar dari gorengan.

Nah sekian dari kami sedikit info tentang Cara Menggoreng Makanan Berbalut Tepung Roti Atau Panir Yang Benar. Semoga info ini bermanfaat untuk masyarakat luas. Sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.

Salam,

Tokocsc

Kategori
Artikel

Perbedaan Tepung Roti dan Panir (Bread Crumbs)

Masyarakat banyak mengenal tepung roti (Bread Crumbs), tepung panir, dan panko. Sekilas tepung roti (Bread Crumbs), tepung panir dan panko memang mirip. Tetapi perbedaan tepung roti dan Panir (Bread crumbs) biasanya terdapat pada tekstur, ukuran, dan warna. Tepung roti (Bread Crumbs) atau tepung panir yang kita kenal juga dengan nama panko adalah sejenis tepung yang terbuat dari roti kering yang melalui proses penghalusan. Tepung ini gunanya untuk memberikan lapisan luar yang renyah pada makanan. Olahan dari tepung roti (Bread Crumbs), tepung panir maupun panko berbeda-beda, begitu juga tampilannya.

Tepung Roti / Panir Breadcrumbs Primera Panko

Perbedaan Tepung Roti dan Tepung Panir

Tepung Roti (Bread Crumbs) terbuat dari roti tanpa kulit yang melalui proses penggilingan menjadi butiran roti kecil seperti remah. Memiliki ukuran remah yang lebih besar dan juga lebih kasar dari tepung panir. Mencari tepung roti sangat mudah karena tepung roti (Bread Crumbs) banyak beredar, akan tetapi kita bisa membuat tepung roti itu sendiri dengan cukup mudah karena umumnya terbuat dari roti tawar kering.

Tepung roti yang memiliki nama lain bread crumbs biasanya kita gunakan untuk makanan yang membutuhkan tekstur renyah di lapisan luar seperti tempura, daging, dll.

Tepung Panir sekilas mirip dengan tepung roti karena bahan baku untuk membuat tepung panir yaitu roti yang sudah dikeringkan. Akan tetapi, dalam membuat tepung panir menggunakan bahan baku roti yang memiliki pinggiran. Roti yang sudah dikeringkan kemudian digiling menjadi remahan yang lebih kecil dari tepung roti (Bread Crumbs).

TEPUNG ROTI atau TEPUNG PANIR (BREAD CRUMBS) memiliki beberapa jenis – jenis yang berbeda dari segi tekstur dan warnanya sehingga tepung roti (bread crumbs) dan tepung panir memiliki perbedaan dalam kegunaanya.

Jenis-Jenis Tepung Roti

Tepung Roti Breadcrumbs Putih Primera Panko

Jenis-jenis Tepung Roti (Bread Crumbs) adalah sebagai berikut :

Tepung Roti Putih Basah

Fungsinya sebagai campuran isian ayam atau daging gulung, mengentalkan adonan puding, cake atau saus yang bercita rasa manis. Cara membuatnya : cabik2 roti (bukan yang kering) lalu proses dengan food processor sampai halus. Segera olah menjadi masakan. Tepung roti varian ini memiliki tekstur lembut.

Tepung Roti Putih Kering

Memasak ikan, ayam, daging atau sayuran sebaiknya menggunakan tepung roti varian ini. Menciptakan tekstur renyah pada lapisan luar ikan, ayam, daging dan sayuran. Cara membuatnya: letakkan roti tanpa kulit pada loyang datar selembar-selembar lalu jemur di bawah matahari sampai kering atau panggang dengan suhu 120° hingga kering tapi tidak kecoklatan. Lalu haluskan dengan food processor atau dengan cara memarkan di dalam kantung plastik. Tepung Roti yang sudah jadi dapat bertahan 1 bulan dalam wadah kedap udara.

Tepung Roti Coklat Kering

Biasanya digunakan untuk taburan masakan panggang, tepung roti coklat kering cocok digunakan untuk masakan seperti potato gratin atau untuk risoles dan kroket. Cara membuatnya: sama seperti membuat tepung roti putih kering. hanya saja suhunya lebih panas hingga roti berwarna kecoklatan sehingga nantinya tepung roti bewarna kecoklatan.

Tepung Roti Panko

Memiliki nama lain Panko Flour, tepung roti panko memiliki tekstur yang lebih kasar dari tepung roti biasa, ada yang berwarna kuning keemasan, juga putih. Makanan Jepang seperti Katsu atau Tempura biasanya menggunakan tepung varian ini. Rasanya lebih garing dan renyah. Meskipun banyak makanan asia menggunakan tepung ini, tepung roti panko telah mendapatkan popularitas dalam masakan Barat juga, misalnya baik sebagai topping untuk Eggplant Parmesan.

Nah sekian dari kami sedikit info tentang Cara Menggoreng Makanan Berbalut Tepung Roti Atau Panir Yang Benar. Semoga info ini bermanfaat untuk masyarakat luas. Sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.

Salam,

Nah sekian dari kami sedikit info tentang Perbedaan Tepung Roti dan Panir (Bread Crumbs). Semoga info ini bermanfaat untuk masyarakat luas. Sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.

tokocsc